Rabu, 22 Agustus 2012

0 Pena Sebagai Alat Perjuangan

Pertarungan ideologi yang terus berlangsung, ketika buku dijadikan alat propaganda anti islam dan pemikiran nyeleneh, umat islam jangan jadi pecundang. Jadikan pena sebagai senjata untuk melakukan perlawanan.

Tahukah, ulama terdahulu, selain mengangkat senjata, juga menjadikan pena sebagai alat perjuangannya. Ketika pemikiran, harus dilawan dengan pemikiran, begitu pun tulisan harus dilawan dengan tulisan. Kini umat islam harus menghadapi tantangan yang tak bisa dipandang sebelah mata. Kondisi hari ini harus dihadapi dengan melahirkan mujahid-mujahid pena.

“tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang). mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.”(QS: At-Taubah: 122)

Buku ternyata telah sejak lama menjadi alat perjuangan sekaligus propaganda bagi agen perubahan. Sebut saja ;
  •  Douwes Dekker menulis buku Max Havelar – sebuah buku yang mengandung gugatan tajam terhadap ketidakadilan dan penderitaan yang menimpa bumi putera Hindia Belanda.
  •  RA Kartini menulis buku Habis Gelap Terbitlah Terang – sebuah buku yang menggambarkan kondisi perempuan di bumi pertiwi
  • Mohammad Hatta menulis buku tentang ketidakadilan system ekonomi, sistem pajak, dan model pendidikan colonial.
  • Adolf Hitler, ketika ia di dalam penjara dari tangannya lahir sebuah buku Mein Kampf (Perjuanganku) yang benar-benar “menyihir” sebagian besar masyarakat Jerman.
  • Sayyid Quthb melahirkan karya bersarnya juga dari balik jeruju besi, ya…dengan dari tangannya lahir sebuah buku (Tafsir Fii Zhilalil Qur’an).
Ya, saya…dan semua kita berharap…
Agar kiranya kita juga dapat menjadi mujahid pena sebagai salah satu bentuk perjuangan kita…
Menghasilkan sebuah karya besar bersama demi membangkitkan dan mengkobarkan semangat berdakwah…

0 komentar:

Posting Komentar

 

Mata Pena Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates